MINI
C:
/
SiakApp2.2
/
web
/
info_menu
/
CP
/
HTML
/
Upload File:
files >> C:/SiakApp2.2/web/info_menu/CP/HTML/CP_PENCATATAN KEMATIAN DI LUAR WILAYAH.htm
<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN"> <html> <head> <title>Pencatatan Kelahiran Di Luar Wilayah</title> <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=iso-8859-1"> <link href="../../../../SIAK Apl.Pmuthrn.Data.Kpddk/s.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <style type="text/css"> <!-- body,td,th { color: #FFFFFF; } --> </style> <link href="../../css_type.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <style type="text/css"> <!-- .style1 { color: #FFFF00; font-weight: bold; } body { background-image: url(../../popup_bg.jpg); } --> </style> </head> <body leftmargin="0" topmargin="0" marginwidth="0" marginheight="0"> <tr><td> </td> </tr><tr><td><tr><td> </td> </tr> <tr> <td><tr><td><tr><td><tr><td><tr><td><tr> <td> <tr> <td> </td> </tr> <tr> <td><table width="555" border="0" align="left" cellpadding="0" cellspacing="3"> <tr> <td><div align="center"><span class="style1"><br> PENCATATAN KEMATIAN DI LUAR WILAYAH<br> NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA </span></div></td> </tr> <tr> <td><div align="center"> <table width="100%" border="0" cellspacing="5" cellpadding="0"> <tr> <td><div align="center"> <p> </p> <p><strong>Pasal 84</strong></p> </div></td> </tr> <tr> <td><table width="100%" border="0" cellspacing="2" cellpadding="2"> <tr valign="top"> <td width="25"><div align="center">(1)</div></td> <td>Kematian Warga Negara Indonesia di luar Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dicatatkan pada instansi yang berwenang di negara setempat. </td> </tr> <tr valign="top"> <td><div align="center">(2)</div></td> <td>Kematian Warga Negara Indonesia yang telah dicatatkan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilaporkan kepada Perwakilan Republik Indonesia dengan memenuhi syarat berupa:<br> a. Surat Keterangan Kematian dari negara setempat; <br> b. fotokopi Paspor Republik Indonesia; dan/atau<br> c. identitas lainnya </td> </tr> <tr valign="top"> <td width="25"><div align="center">(3)</div></td> <td>Pelaporan kematian sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dilakukan dengan tata cara:<br> a. Pelapor mengisi Formulir Pelaporan Kematian dengan menyerahkan persyaratan kepada Pejabat Konsuler;<br> b. Pejabat Konsuler mencatat pelaporan kematian Warga Negara Indonesia dalam Daftar Kematian Warga Negara Indonesia dan memberikan surat bukti pencatatan kematian atau Surat Keterangan Kematian dari negara setempat; c. Pejabat Konsuler mengirimkan data kematian Warga Negara Indonesia kepada Instansi Pelaksana di tempat domisili yang bersangkutan melalui departemen yang bidang tugasnya meliputi urusan pemerintahan dalam negeri;<br> d. Instansi Pelaksana yang menerima data kematian mencatat dan merekam dalam database kependudukan. </td> </tr> </table></td> </tr> </table> </div></td> </tr> <tr> <td><table width="100%" border="0" cellspacing="5" cellpadding="0"> <tr> <td><div align="center"><strong>Pasal 85 </strong></div></td> </tr> <tr> <td><table width="100%" border="0" cellspacing="2" cellpadding="2"> <tr valign="top"> <td width="25"><div align="center">(1)</div></td> <td>Dalam hal negara setempat tidak menyelenggarakan pencatatan kematian bagi Warga Negara Indonesia, pencatatan dilakukan pada Perwakilan Republik Indonesia. <br> </td> </tr> <tr valign="top"> <td><div align="center">(2)</div></td> <td>Pencatatan kematian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan memenuhi syarat berupa : <br> a. Surat Keterangan tentang terjadinya kematian dari rumah sakit di negara setempat;<br> b. Paspor Republik Indonesia; atau<br> c. identitas lainnya. </tr> <tr valign="top"> <td><div align="center">(3)</div></td> <td>Pencatatan kematian sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilakukan dengan tata cara:<br> a. Pelapor mengisi Formulir Pencatatan Kematian dengan menyerahkan persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) kepada Pejabat Konsuler;<br> b. Pejabat Konsuler mencatat dalam Register Akta Kematian dan menerbitkan Kutipan Akta Kematian;<br> c. Pejabat Konsuler mengirimkan data kematian Warga Negara Indonesia kepada Instansi Pelaksana di wilayah tempat domisili yang bersangkutan melalui departemen yang bidang tugasnya meliputi urusan pemerintahan dalam negeri;<br> d. Instansi Pelaksana di wilayah tempat domisili sebagaimana dimaksud pada huruf c mencatat dan merekam dalam database kependudukan. </tr> </table></td> </tr> </table></td> </tr> <tr> <td><div align="center"> <p> </p> <p><strong>Pasal 86 </strong><br> </p> </div> <table width="100%" border="0" cellspacing="2" cellpadding="2"> <tr valign="top"> <td width="25"><div align="center">(1)</div></td> <td>Pencatatan pelaporan kematian seseorang yang hilang atau mati yang tidak ditemukan jenazahnya dan/atau tidak jelas identitasnya dicatat di Perwakilan Republik Indonesia di negara setempat atau yang terdekat. </td> </tr> <tr valign="top"> <td width="25"><div align="center">(2)</div></td> <td>Pencatatan pelaporan kematian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dengan menyerahkan surat keterangan kepolisian atau instansi lain yang berwenang sesuai peraturan negara setempat. </td> </tr> <tr valign="top"> <td width="25"><div align="center">(3)</div></td> <td>Pencatatan kematian sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilakukan dengan tata cara :<br> a. Pelapor mengisi dan menyerahkan Formulir Pelaporan Kematian dengan melampirkan persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), kepada Pejabat Konsuler;<br> b. Pejabat Konsuler mencatat dalam Register Akta Kematian dan menerbitkan Kutipan Akta Kematian;<br> c. Pejabat Konsuler mengirimkan data kematian kepada Instansi Pelaksana melalui Departemen Dalam Negeri. </td> </tr> </table></td> </tr> <tr> <td> </td> </tr> </table> </body> </html>
Copyright ©2021 || Defacer Indonesia