MINI
C:
/
SiakApp
/
web
/
info_menu
/
CP
/
HTML
/
Upload File:
files >> C:/SiakApp/web/info_menu/CP/HTML/CP_PENCATATAN PERKAWINAN DI WILAYAH.htm
<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN"> <html> <head> <title>Pencatatan Perkawinan Di Wilayah NKRI</title> <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=iso-8859-1"> <link href="../../../../SIAK Apl.Pmuthrn.Data.Kpddk/s.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <style type="text/css"> <!-- body,td,th { color: #FFFFFF; } --> </style> <link href="../../css_type.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <style type="text/css"> <!-- .style1 { color: #FFFF00; font-weight: bold; } body { background-image: url(../../popup_bg.jpg); } --> </style> </head> <body leftmargin="0" topmargin="0" marginwidth="0" marginheight="0"> <table width="555" border="0" cellspacing="3" cellpadding="0"> <tr> <td><div align="center"><span class="style1"><br> PERKAWINAN DI WILAYAH<BR> NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA</span><br> <br> </div></td> </tr> <tr> <td><table width="100%" border="0" cellspacing="5" cellpadding="0"> <tr> <td><div align="center"><br> Pasal 67</div></td> </tr> <tr> <td><table width="100%" border="0" cellspacing="2" cellpadding="2"> <tr valign="top"> <td width="25"><div align="center">(1)</div></td> <td>Pencatatan perkawinan dilakukan di Instansi Pelaksana atau UPTD Instansi Pelaksana tempat terjadinya perkawinan. </td> </tr> <tr valign="top"> <td><div align="center">(2)</div></td> <td>Pencatatan perkawinan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilakukan dengan memenuhi syarat berupa:<br> a. Surat keterangan telah terjadinya perkawinan dari pemuka agama/pendeta atau surat perkawinan Penghayat Kepercayaan yang ditanda tangani oleh Pemuka Penghayat Kepercayaan;<br> b. KTP suami dan isteri;<br> c. Pas foto suami dan isteri;<br> d. Kutipan Akta Kelahiran suami dan isteri;<br> e. Paspor bagi suami atau isteri Orang Asing. </td> </tr> <tr valign="top"> <td width="25"><div align="center">(3)</div></td> <td>Pencatatan perkawinan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan tata cara: a. Pasangan suami dan isteri mengisi formulir pencatatan perkawinan pada UPTD Instansi Pelaksana atau pada Instansi Pelaksana dengan melampirkan persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2);<br> b. Pejabat Pencatatan Sipil pada UPTD Instansi Pelaksana atau Instansi Pelaksana mencatat pada Register Akta Perkawinan dan menerbitkan Kutipan Akta Perkawinan;<br> c. Kutipan Akta Perkawinan sebagaimana dimaksud pada huruf b diberikan kepada masing-masing suami dan isteri;<br> d. Suami atau istri berkewajiban melaporkan hasil pencatatan perkawinan kepada Instansi Pelaksana atau UPTD Instansi Pelaksana tempat domisilinya. </td> </tr> </table></td> </tr> </table></td> </tr> <tr> <td><table width="100%" border="0" cellspacing="5" cellpadding="0"> <tr> <td><div align="center"><br> Pasal 68 </div></td> </tr> <tr> <td><table width="100%" border="0" cellspacing="2" cellpadding="2"> <tr valign="top"> <td width="25"><div align="center">(1)</div></td> <td>Data hasil pencatatan KUAKec atas peristiwa perkawinan, disampaikan kepada Instansi Pelaksana untuk direkam ke dalam database kependudukan. <br> </td> </tr> <tr valign="top"> <td><div align="center">(2)</div></td> <td>Data hasil pencatatan KUAKec sebagaimana dimaksud pada ayat (1), tidak dimaksudkan untuk penerbitan kutipan akta perkawinan. </table></td> </tr> </table></td> </tr> <tr> <td><div align="center"><br> Pasal 69 </div></td> </tr> <tr> <td><table width="100%" border="0" cellspacing="2" cellpadding="2"> <tr valign="top"> <td width="25"><div align="center">(1)</div></td> <td>Pencatatan perkawinan berdasarkan penetapan pengadilan dilakukan di Instansi Pelaksana atau UPTD Instansi Pelaksana. </td> </tr> <tr valign="top"> <td width="25"><div align="center">(2)</div></td> <td>Pencatatan perkawinan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan cara menunjukkan penetapan pengadilan. </td> </tr> </table></td> </tr> </table> </body> </html>
Copyright ©2021 || Defacer Indonesia